ISLAM UMUM DAN ISLAM KHUSUS

ISLAM UMUM DAN ISLAM KHUSUS

ISLAM UMUM DAN ISLAM KHUSUS

Oleh: Ali Nurdin

Tema ini sudah banyak dibahas oleh para cendekiawan di antaranya berpangkal dari penjelasan dalam QS. Ali Imran/3: 19 Allah berfirman:

 

Artinya: “Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam. tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Al Kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barangsiapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya.”

Kemudian diperkuat dalam surat yang sama ayat 85:

Artinya: “Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, Maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu)daripadanya, dan Dia di akhirat Termasuk orang-orang yang rugi.”

Berdasarkan dua ayat tersebut muncul dua pendapat yang berbeda; kelompok pertama dan inilah mayoritas ulama, berpendapat bahwa agama yang benar dan yang diridhai oleh Allah Swt. adalah Islam. Sementara kelompok kedua memahami kata Islam dalam ayat tersebut sebagai sikap pasrah. Sehingga agama apapun yang dianut oleh seseorang asalkan mereka bersikap pasrah secara total terhadap Allah maka benar.

Pandangan kelompok kedua ini secara logika sederhana saja tampak rapuh. Pertama, jelas sekali bahwa masing-masing agama memiliki konsep teologi (akidah), ritual ibadah, standar moralitas yang berbeda, bagaimana dikatakan sama. Kedua, kalau semua agama benar mengapa Nabi Muhammad Saw. mengajak para penguasa (lewat korespondensi) di sekitar jazirah Arab saat itu untuk masuk Islam.

Demikian juga orang-orang Yahudi dan Nasrani di Madinah saat itu diajak oleh Rasulullah Saw. untuk menerima Islam. Dan masih sederet pertanyaan yang melemahkan argumen kelompok kedua. Lalu pertanyaannya adalah apakah benar Allah menurunkan bebagai macam agama? Jawabannya sangat jelas Tidak.

Al-Qur’an tidak pernah menyinggung bahwa Allah telah menurunkan berbagai macam agama. Agama yang diturunkan oleh Allah hanya satu yaitu Islam dalam arti yang sebenarnya. Agama yang diturunkan kepada seluruh Nabi yang pernah diutus Allah adalah satu yaitu Islam, bahwa syariatnya berbeda-beda “Ya”, namun tidak dalam hal akidahnya.

Para ulama biasanya menyebut agama yang diturunkan kepada para nabi sebelum Nabi Muhammad Saw. sebagai Islam dalam arti umum,  sementara yang diturunkan kepada Nabi Muhammad sebagai Islam dalam arti khusus. Maksudnya Islam yang dibawa Nabi Muhammad adalah penyempurnaan ajaran Islam yang pernah diturunkan oleh Allah Swt. kepada para nabi sebelumnya.

Dari penjelasan di atas mungkin sementara orang akan menilai bahwa ajaran Islam ekslusif, dan tidak toleran. Jawabannya bisa ya bisa tidak. Islam memang sangat ekslusif dan tidak toleran dalam hal akidah. Kaum muslim tidak boleh kompromi dalam hal akidah. Sementara dalam masalah-masalah yang berkaitan dengan etika moral, hubungan antar sesama manusia, Islam dan Al-Qur’an khususnya amat inklusif (terbuka dan toleran). Dalam masalah ini (sepanjang pembacaan penulis) tidak ada kitab suci yang seinklusif Al-Qur’an.

Wallahu a’lam.

 

 

 

 

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.