KABAR GEMBIRA DALAM AL-QUR’AN

KABAR GEMBIRA DALAM AL-QUR’AN

KABAR GEMBIRA DALAM AL-QUR’AN

Oleh: Ali Nurdin

Kehadiran Al Qur’an adalah sebagai pemberi kabar gembira. Pada kesempatan ini kita akan sedikit mengupas seperti apa dan untuk siapa kabar gembira itu.

Dari sekian banyak ayat, kita ambil contoh, misalnya, kita temukan di surah 2 (Al Baqarah) pada ayat 25:

وَبَشِّرِ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ أَنَّ لَهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ

“Dan sampaikanlah kabar gembira kepada mereka yang beriman dan berbuat baik, bahwa bagi mereka disediakan surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya.”

Jadi siapa yang mendapat kabar gembira itu?

Yaitu mereka yang beriman dan beramal saleh.

Ini berarti bagi yang tidak beriman dan tidak mau beramal saleh, maaf, tidak akan mendapat kabar gembira, yang ada adalah kabar duka. Na’udzu billah min dzalik (Kita berlindung kepada Allah dari hal itu).

Yang kedua, siapa lagi yang mendapat kabar gembira itu? Yaitu terlihat pada penggalan ayat 155 di surat 2 (Al Baqarah): Wabasysyirish shobirin (berikan kabar gembira pada orang-orang yang sabar).

Dalam hidup, tidak selalu yang terjadi yang kita inginkan. Maka, ketika kita mendapat hal-hal yang kita tidak inginkan di antaranya mungkin berupa musibah, kesulitan dan berbagai macam kendala dalam hidup maka Allah katakan hadapilah dengan sabar. Nah, ketika kita sabar, Allah nyatakan “berikan kabar gembira pada orang-orang yang sabar.”

Kabar gembira berikutnya yang tidak kalah menariknya adalah pernyataan Allah di surat 15 (Al Hijr) pada ayat 49:

نَبِّئْ عِبَادِي أَنِّي أَنَا الْغَفُورُ الرَّحِيمُ

“Kabarkanlah kepada hamba-hamba-Ku, bahwa sesungguhnya Aku-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

Pada ayat ini, dua sifat Allah yang disebut; Maha Pengampun dan Maha Penyayang. Karena itu, bagi setiap orang yang merasa di masa lalunya pernah banyak berbuat kesalahan, bisa berupa meninggalkan kewajiban atau melanggar larangan. Jangan putus asa! Ini kabar gembira dari Allah bahwa Dia Maha Pengampun kalau kita bersungguh-sungguh untuk kembali kepada-Nya.

Bahkan lebih dari itu, setelah diampuni Allah juga Maha Penyayang dengan akan mencurahkan rahmat-Nya kepada setiap orang yang bersungguh-sungguh kembali ke jalan-Nya.

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.