MAKNA SABAR

MAKNA SABAR

MAKNA SABAR

Apa itu sabar? Salah satu ungkapan tentang sabar yang sering kita dengar ialah “saba sulit untuk dipraktekkan”. Para ulama mendefinisikan sabar dengan menahan diri untuk tidak melakukan perbuatan buruk, baik dalam bentuk niat, tindakan atau ucapan.

Dalam Al-Qur’an disebutkan paling tidak ada tiga keutamaan sabar, yaitu:

Pertama, mendapatkan balasan pahala tanpa batas. Orang yang sabar akan mendapatkan pahala tanpa batas sebagaimana Allah nyatakan dalam firman-Nya:

قُلْ يٰعِبَادِ الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوْا رَبَّكُمْ ۗلِلَّذِيْنَ اَحْسَنُوْا فِيْ هٰذِهِ الدُّنْيَا حَسَنَةٌ ۗوَاَرْضُ اللّٰهِ وَاسِعَةٌ ۗاِنَّمَا يُوَفَّى الصّٰبِرُوْنَ اَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ

“Katakanlah (Muhammad), “Wahai hamba-hamba-Ku yang beriman! Bertakwalah kepada Tuhanmu.” Bagi orang-orang yang berbuat baik di dunia ini akan memperoleh kebaikan. Dan bumi Allah itu luas. Hanya orang-orang yang bersabarlah yang disempurnakan pahalanya tanpa batas.” (QS. Az-Zumar [39]: 10)

Amal dalam shalat berjama’ah memiliki pahala 27, seperti yang disebutkan riwayat dari Abdullah Ibnu Umar RA bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Shalat berjama’ah itu lebih utama dua puluh tujuh derajat daripada shalat sendirian.” (HR. Bukhari-Muslim)

Jika kita membaca Al-Qur’an maka setiap satu huruf itu akan mendapatkan satu pahala kebaikan dan satu pahala kebaikan akan dibalas dengan sepuluh kali lipat. Hal ini ditegaskan dalam hadis yang diriwayatkan dari Abdullah bin Mas’ud RA, katanya : Rasulullah SAW bersabda,  “Barangsiapa membaca satu huruf Kitab Allah, maka dia mendapat pahala satu kebaikan sedangkan satu kebaikan dibalas sepuluh kali lipat. Aku tidak mengatakan Alif Lam Mim satu huruf, tetapi Alif satu huruf, Lam satu huruf serta Mim satu huruf.” (HR At-Tirmidzi)

Itulah balasan orang-orang yang shalat berjama’ah dan membaca Al-Qur’an dilipatgandakan pahala kebaikannya. Namun berbeda dengan amal kesabaran yang akan dibalas oleh Allah SWT dengan tanpa batas.

Kedua, Orang yang sabar akan selalu mendapatkan pertolongan Allah SWT. Dalam Al-Qur’an Allah SWT berfirman:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اسْتَعِيْنُوْا بِالصَّبْرِ وَالصَّلٰوةِ ۗ اِنَّ اللّٰهَ مَعَ الصّٰبِرِيْنَ

“Wahai orang-orang yang beriman! Mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan salat. Sungguh, Allah beserta orang-orang yang sabar.” (QS. Al-Baqarah [2]: 153)

Yang disebutkan dalam ayat di atas ialah bahwa yang akan ditolong oleh Allah SWT adalah orang yang sabar. Kalau ada orang yang sabar meskipun tidak berdoa maka akan diperhitungkan oleh Allah SWT untuk ditolong. Kesulitan hidup terasa lebih mudah melalui sabar yang merupakan magnet untuk menarik pertolongan Allah.

Ketiga, Orang yang sabar akan disukai (dicintai) oleh Allah SWT. Ia berfirman:

وَكَاَيِّنْ مِّنْ نَّبِيٍّ قٰتَلَۙ مَعَهٗ رِبِّيُّوْنَ كَثِيْرٌۚ فَمَا وَهَنُوْا لِمَآ اَصَابَهُمْ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ وَمَا ضَعُفُوْا وَمَا اسْتَكَانُوْا ۗ وَاللّٰهُ يُحِبُّ الصّٰبِرِيْنَ

“Dan betapa banyak nabi yang berperang didampingi sejumlah besar dari pengikut(nya) yang bertakwa. Mereka tidak (menjadi) lemah karena bencana yang menimpanya di jalan Allah, tidak patah semangat dan tidak (pula) menyerah (kepada musuh). Dan Allah mencintai orang-orang yang sabar.” (QS. Ali Imran [3]: 146)

Orang sabar dicintai oleh Allah karena mereka tidak pernah lemah dan tunduk kepada rintangan dan cobaan yang dihadapinya. Kekuatan orang yang sabar senantiasa memiliki energi untuk mencapai apa yang diinginkan terutama dalam berjuang di jalan Allah.

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.