HIKMAH ISRA’ MI’RAJ

HIKMAH ISRA’ MI’RAJ

HIKMAH ISRA’ MI’RAJ

Oleh: Ali Nurdin

Peristiwa isra’ dan mi’raj merupakan salah mukjizat dari Rasulullah SAW. Isra’ dan Mi’raj adalah perjalanan Rasulullah SAW di malam hari dari Masjid Haram di Makkah menuju Masjid Aqsha di Palestina, kemudian berlanjut dengan naiknya beliau dari Masjid Aqsha sampai ke Sidratil Muntaha. Peristiwa isra’ dijelaskan dalam ayat berikut:

سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ

“Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.” (QS. Al-Isra’ [17]: 1)

Sedangkan peristiwa mi’raj digambarkan dalam ayat lain:

وَلَقَدْ رَاٰهُ نَزْلَةً اُخْرٰىۙ عِنْدَ سِدْرَةِ الْمُنْتَهٰى عِنْدَهَا جَنَّةُ الْمَأْوٰىۗ اِذْ يَغْشَى السِّدْرَةَ مَا يَغْشٰىۙ مَا زَاغَ الْبَصَرُ وَمَا طَغٰى لَقَدْ رَاٰى مِنْ اٰيٰتِ رَبِّهِ الْكُبْرٰى

“Dan sungguh, dia (Muhammad) telah melihatnya (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain,  (yaitu) di Sidratul Muntaha, di dekatnya ada surga tempat tinggal,  (Muhammad melihat Jibril) ketika Sidratil muntaha diliputi oleh sesuatu yang meliputinya,  penglihatannya (Muhammad) tidak menyimpang dari yang dilihatnya itu dan tidak (pula) melampauinya. Sungguh, dia telah melihat sebagian tanda-tanda (kebesaran) Tuhannya yang paling besar.” (QS. An-Najm [53]: 13-18)

Ketika melakukan Isra’, Rasulullah dipanggil oleh Allah dengan ungkapan bi’abdihi (hamba-Nya). Ini menunjukkan bahwa ukuran kemuliaan itu karena ibadah, bukan harta dunia, kedudukan dan pangkat. Hamba beribadah kepada Allah SWT itu kemuliaan, ibadah yang hanya ditunjukan kepada-Nya.  Allah SWT menggunakan ungkapan “hamba”juga menunjukkan bahwa Rasulullah SAW mencapai puncak hamba yang paling tinggi. Meskipun sudah sampai pada puncak tertinggi sebagai hamba dan Rasul, beliau masih sangat tawadhu, rendah hati, dan menghindari sifat takabur, karena tidak akan masuk surga ketika hatinya ada sifat takabur.

Peristiwa mi’raj menegaskan tentang kedudukan Rasulullah di antara makhluk yang lain. Ketika mi’raj dan sampai di sidratul muntaha, Malaikat Jibril tidak melanjutkan perjalanan untuk menghadap Allah tetapi mempersilahkan Rasulullah untuk berangkat sendiri ke Baitul Ma’mur. Ini merupakan tanda bahwa kemuliaan manusia bisa melebihi kemuliaan malaikat.

Sebelum peristiwa isra’ dan mi’raj terjadi, pada tahun itu Siti Khadijah bintu Khuwailid wafat. Tidak lama setelah itu paman beliau, Abu Thalib, juga wafat. Untuk menghilangkan kesedihan ini Rasulullah SAW berdakwah ke Thaif sekaligus hijrah agar terhindar dari kezaliman. Namun, beliau mengalami pengusiran dan dilempari dengan batu sampai berdarah. Rasulullah akhirnya memutuskan kembali lagi ke Mekah dengan kondisi yang bersedih, hari yang sedih di Thaif.

Di saat seperti itu, malaikat Jibril turun untuk memberitahukan bahwa jika Rasulullah mau maka Allah SWT akan merintahkan malaikat di gunung uhud untuk menimpakan gunung di atas penduduk Thaif. Apakah penduduk Thaif akan dihancurkan dan diberi azab?Apakah Rasulullah akan meminta seperti itu? Ternyata Rasulullah tidak melakukan semua itu. Tidak ada dendam, tidak ada balas dendam tetapi Rasulullah menerima dengan sabar dan rendah hati. Rasulullah mengharapkan agar nantinya ada generasi dari Thaif yang akan berdakwah meneruskan dakwah beliau. Rasulullah dalam peristiwa ini tidak mengajarkan keburukan dibalas dengan keburukan, kejahatan dibalas dengan kejahatan tetapi dengan memaafkan, kerendahan hati, lapang dada. Karena itu, pantaslah Rasulullah SAW disebut sebagai rahmatan lil ‘alamin.

Kesedihan yang menimpat berturut-turut itu di atas akhirnya “dihibur” oleh Allah dengan bertemu dengan-Nya melalui peristiwa isra’ dan mi’raj yang termasuk di dalamnya pemberian kewajiban untuk melaksanakan shalat lima waktu.

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.