Juni 2021

FITRAH NAFSANI MANUSIA

FITRAH NAFSANI MANUSIA Oleh: Ali Nurdin Fitrah nafsani dilihat dari aspek kejiwaan seperti tercantum di dalam Al-Qur’an: وَنَفْسٍ وَّمَا سَوّٰىهَاۖ فَاَلْهَمَهَا فُجُوْرَهَا وَتَقْوٰىهَاۖ قَدْ اَفْلَحَ مَنْ زَكّٰىهَاۖ وَقَدْ خَابَ مَنْ دَسّٰىهَاۗ “Demi jiwa serta penyempurnaan (ciptaan)nya, maka Dia mengilhamkan kepadanya (jalan) kejahatan dan ketakwaannya, sungguh beruntung orang yang menyucikannya (jiwa itu), dan sungguh rugi orang yang mengotorinya.” (QS. Asy-Syams [91]: 7-10 Hakekatnya manusia mempunyai jiwa dalam upaya untuk penyempurnaan ketakwaan.

CEMBURU YANG DIBOLEHKAN

CEMBURU YANG DIBOLEHKAN Oleh: Ali Nurdin Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Rasulullah, disebutkan tentang bentuk iri atau cemburu yang dibolehkan. Hadis itu berbunyi: لَا حَسَدَ إِلَّا فِي اثْنَتَيْنِ رَجُلٌ علمه الله القرآن فَهُوَ يَتْلُوهُ آنَاءَ اللَّيْلِ وَآنَاءَ النَّهَارِ فَسَمِعَهُ جار له فَقَالَ يَا لَيْتَنِي أُوتِيتُ مِثْلَ مَا أُوتِيَ هَذَا فَعَمِلْتُ مَا يَعْمَلُ – وَرَجُلٌ آتَاهُ اللَّهُ مَالًا فَهُوَ يُهْلِكُهُ فِي الْحَقِّ، فَقَالَ رَجُلٌ: يَا لَيْتَنِى أُوتِيتُ مِثْلَ مَا أُوتِيَ

PIJAKAN ORANG SUKSES

PIJAKAN ORANG SUKSES Oleh: Ali Nurdin Ketika Al-Qur’an berbicara tentang orang yang paling sukses pada masanya, yaitu Qarun. Saking suksesnya, sampai menjadi mitos hingga hari ini kita mengenal setiap menemukan harta tersembunyi disebut dengan harta karun. Tokoh ini diambil dari Al-Qur’an pada surah al-Qasas pada ayat 76-82. Dalam rangkaian ayat tersebut, terdapat satu ayat, tepatnya pada ayat 77, yang tidak berbicara tentang tokoh tersebut. Tetapi ayat tersebut berbicara tentang bagaimana

MENANAM KEBAIKAN

MENANAM KEBAIKAN Oleh: Ali Nurdin Bagaimana mendorong setiap orang agar berbuat baik? Salah satu hukum dasar Al-Qur’an atau logika yang digunakan Al-Qur’an tentang kebaikan yang dilakukan seseorang disebut dalam banyak ayat. Sekian ayat tersebut menyatakan bahwa setiap bentuk kebaikan yang kita kerjakan hakikatnya kembali kepada diri kita sendiri. Misalnya, dalam ayat berikut Allah berfirman: اِنْ اَحْسَنْتُمْ اَحْسَنْتُمْ لِاَنْفُسِكُمْ ۗوَاِنْ اَسَأْتُمْ فَلَهَاۗ فَاِذَا جَاۤءَ وَعْدُ الْاٰخِرَةِ لِيَسٗۤـُٔوْا وُجُوْهَكُمْ وَلِيَدْخُلُوا الْمَسْجِدَ كَمَا