FITRAH NAFSANI MANUSIA

FITRAH NAFSANI MANUSIA

FITRAH NAFSANI MANUSIA

Oleh: Ali Nurdin

Fitrah nafsani dilihat dari aspek kejiwaan seperti tercantum di dalam Al-Qur’an:

وَنَفْسٍ وَّمَا سَوّٰىهَاۖ فَاَلْهَمَهَا فُجُوْرَهَا وَتَقْوٰىهَاۖ قَدْ اَفْلَحَ مَنْ زَكّٰىهَاۖ وَقَدْ خَابَ مَنْ دَسّٰىهَاۗ

“Demi jiwa serta penyempurnaan (ciptaan)nya, maka Dia mengilhamkan kepadanya (jalan) kejahatan dan ketakwaannya, sungguh beruntung orang yang menyucikannya (jiwa itu), dan sungguh rugi orang yang mengotorinya.” (QS. Asy-Syams [91]: 7-10

Hakekatnya manusia mempunyai jiwa dalam upaya untuk penyempurnaan ketakwaan. Manusia diberi potensi positif (+) yang digambarkan seperti malaikat dan juga potensi negatif (-) yang digambarkan seperti setan. Maka, dalam diri manusia ada potensi keburukan (-) dan potensi kebaikan (+). Mengapa yang disebut potensi keburukan dulu, karena untuk berbuat baik harus ada ajakan dan panggilan dulu, misal, agar datang menghadiri tausiyah atau pengajian. Sebaliknya untuk berbuat keburukan walaupun tidak ada niat bisa kapan saja dilakukan tidak perlu ada ajakan atau panggilan.

Baca Juga: CEMBURU YANG DIBOLEHKAN

Jika manusia memilih kebaikan (+) maka akan mendapatkan pahala dan sebaliknya jika manusia memilih keburukan dan kefasikan (-) maka akan mendapatkan siksa atau dosa. Sejahat-jahatnya manusia pasti ada sisi kebaikannya dan sebaliknya. Allah SWT akan menghapus apa saja yang dikehendaki sesuai dengan firman:

 

يَمْحُوا اللّٰهُ مَا يَشَاۤءُ وَيُثْبِتُ ۚوَعِنْدَهٗٓ اُمُّ الْكِتٰبِ

“Allah menghapus dan menetapkan apa yang Dia kehendaki. Dan di sisi-Nya terdapat Ummul-Kitab (Lauh Mahfuzh).” (QS. Ar-Ra’d [13]: 39)

Jiwa disebut sempurna jika anak sudah baligh, dan jika anak belum baligh (masih usia anak-anak) maka jiwanya masih suci. Dalam Islam tidak ada istilah anak nakal, yang nakal hakekatnya adalah orangtua. Kalau anak sudah dewasa tentu ada yang mengotori jiwanya, maka ada perintah untuk menyucikan jiwa yaitu misal dengan shalat. Dengan mengerjakan shalat jiwa akan tentram karena termasuk kebutuhan jiwa yaitu metode agar ingat kepada Allah SWT.

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.