KEUTAMAAN TOBAT

KEUTAMAAN TOBAT

KEUTAMAAN TOBAT

Oleh: Ali Nurdin

Salah satu ciri orang mukmin yang mendapat kabar gembira seperti disebut dalam surah at-Taubah ayat 112 adalah orang yang bertobat.

Istilah tobat diserap dalam bahasa Indonesia dari bahasa Arab yaitu taubah. Secara bahasa makna ini berarti kembali. Secara istilah tobat berarti kembalinya seseorang dari perbuatan maksiat kepada ketundukan kepada Allah SWT.

Setidaknya ada empat keutamaan yang dimiliki oleh orang yang betobat. Pertama, Allah SWT menyukai orang yang bertobat. Dalam Al-Qur’an Ia berfirman:

إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ التَّوَّابِينَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِينَ

“Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang tobat dan menyukai orang-orang yang menyucikan diri”. (QS. Al-Baqarah [2]: 222). Orang yang berbuat salah kemudian tidak mengakui kesalahan merupakan perbuatan yang tercela. Seharusnya seorang mukmin itu mengakui kesalahan jika berbuat salah dan dosa di mana setelah itu diiringi dengan bertobat. Dalam ayat di atas Allah menegaskan sangat cinta kepada orang-orang yang bertobat.

Kedua, Allah SWT mengampuni seluruh dosa. Orang yang hidup bergelimang dosa tidak perlu khawatir jika ingin bertobat. Allah senantiasa menunggu hamba-Nya yang berdosa bersimpuh dalam ibadah tobat. Seberapa banyak dosa yang dimiliki oleh seorang hamba maka Allah berjanji untuk mengampuninya selama bertobat kepada-Nya. Allah menegaskan hal ini dalam firman-Nya:

قُلْ يَٰعِبَادِىَ ٱلَّذِينَ أَسْرَفُوا۟ عَلَىٰٓ أَنفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا۟ مِن رَّحْمَةِ ٱللَّهِ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ يَغْفِرُ ٱلذُّنُوبَ جَمِيعًا ۚ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلْغَفُورُ ٱلرَّحِيمُ
“Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”. (QS. Az-Zumar [39]: 53) Ayat di atas menyatakan bahwa Allah mengampuni semua dosa sehingga melarang hamba-Nya untuk bersikap putus asa meraih rahmat-Nya. Namun, dalam ayat lain Allah berfirman:

إِنَّ ٱللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَن يُشْرَكَ بِهِۦ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَٰلِكَ لِمَن يَشَآءُ ۚ وَمَن يُشْرِكْ بِٱللَّهِ فَقَدِ ٱفْتَرَىٰٓ إِثْمًا عَظِيمًا
“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barang siapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar”. (QS. An-Nisa [4]: 48).

Ke dua ayat di atas tidak bertentangan. Pemahamannya adalah di akhirat Allah SWT tidak akan mengampuni dosa syirik kalau pelaku tidak bertobat, tetapi dengan rahmat-Nya ia bisa mengampuni pelaku syirik yang bertobat dengan sebenar-benarnya atau biasa dikenal dengan taubatan nasuhan.

Ketiga, Orang yang bertobat akan mendapat doa dari Malaikat. Allah SWT berfirman:

الَّذِينَ يَحْمِلُونَ الْعَرْشَ وَمَنْ حَوْلَهُ يُسَبِّحُونَ بِحَمْدِ رَبِّهِمْ وَيُؤْمِنُونَ بِهِ وَيَسْتَغْفِرُونَ لِلَّذِينَ آمَنُوا رَبَّنَا وَسِعْتَ كُلَّ شَيْءٍ رَحْمَةً وَعِلْمًا فَاغْفِرْ لِلَّذِينَ تَابُوا وَاتَّبَعُوا سَبِيلَكَ وَقِهِمْ عَذَابَ الْجَحِيمِ

“(Malaikat-malaikat) yang memikul Arasy dan malaikat yang berada di sekelilingnya bertasbih memuji Tuhannya dan mereka beriman kepada-Nya serta memintakan ampun bagi orang-orang yang beriman (seraya mengucapkan): “Ya Tuhan kami, rahmat dan ilmu Engkau meliputi segala sesuatu, maka berilah ampunan kepada orang-orang yang bertobat dan mengikuti jalan Engkau dan peliharalah mereka dari siksaan neraka yang menyala-nyala.” (QS. Ghafir [40]: 7).

Ayat diatas menerangkan bahwa malaikat memberikan doa ampunan kepada orang-orang yang bertobat dan memohon agar orang-orang yang bertobat diajuhkan dari neraka dan dimasukan ke dalam surga.

Keempat, Tobat diterima dengan terus berbuat kebaikan. Allah SWT berfirman:

وَإِنِّى لَغَفَّارٌ لِّمَن تَابَ وَءَامَنَ وَعَمِلَ صَٰلِحًا ثُمَّ ٱهْتَدَىٰ
“Dan sesungguhnya Aku Maha Pengampun bagi orang yang bertobat, beriman, beramal saleh, kemudian tetap di jalan yang benar”. (QS. Thaha : 82). Dari ayat di atas kata kuncinya adalah tetap dalam petunjuk, tetap istiqamah dan tetap konsisten berbuat kebaikan. Orang yang bertobat jika selalu istiqamah akan diampuni dosanya.

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.