VISI-MISI HIDUP SEORANG MUSLIM

VISI-MISI HIDUP SEORANG MUSLIM

VISI-MISI HIDUP SEORANG MUSLIM

Oleh: Ali Nurdin

 

Visi Hidup Muslim

Visi seorang muslim dalam hidup adalah mencapai kebahagian hidup di dunia dan kebahagian hidup di akhirat. Hal ini sebagaimana diisyaratkan oleh firman Allah berikut:

وَمِنْهُم مَّن يَقُولُ رَبَّنَآ ءَاتِنَا فِى ٱلدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى ٱلْءَاخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ ٱلنَّارِ

 

Dan di antara mereka ada orang yang berdoa : “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka”. (QS. Al-Baqarah [2]: 201)

Dalam Al-Qur’an, seruan untuk urusan dan tujuan akhirat dengan perintah bersegera, hal ini tercantum dalam Al-Qur’an:

 

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِذَا نُودِىَ لِلصَّلَوٰةِ مِن يَوْمِ ٱلْجُمُعَةِ فَٱسْعَوْا۟ إِلَىٰ ذِكْرِ ٱللَّهِ وَذَرُوا۟ ٱلْبَيْعَ ۚ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ
“Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jum’at, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.” (QS. Al Jumu’ah [62]: 9).

Hal yang sama dalam urusan ampunan, Allah juga menggunakan perintah bersegera, hal ini terekam dalam Al-Qur’an:

 

وَسَارِعُوٓا۟ إِلَىٰ مَغْفِرَةٍ مِّن رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا ٱلسَّمَٰوَٰتُ وَٱلْأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ
 

Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa. (QS. Ali Imran [3]: 133).

Begitu juga ketika objek yang dituju adalah Allah, maka perintah yang digunakan juga bersegera  dengan berlari, seperti yang termaktub dalam ayat berikut:

فَفِرُّوٓا۟ إِلَى ٱللَّهِ ۖ إِنِّى لَكُم مِّنْهُ نَذِيرٌ مُّبِينٌ

 

Maka segeralah kembali kepada (menaati) Allah. Sesungguhnya aku seorang pemberi peringatan yang nyata dari Allah untukmu. (QS. Ad-Dzaariyat [51]: 50).

 

Namun berbeda dalam urusan dunia dan tujuan hidup di dunia dengan perintah berjalan saja. Allah berfirman:

 

هُوَ الَّذِي جَعَلَ لَكُمُ الْأَرْضَ ذَلُولًا فَامْشُوا فِي مَنَاكِبِهَا وَكُلُوا مِنْ رِزْقِهِ ۖ وَإِلَيْهِ النُّشُورُ

Dialah Yang menjadikan bumi itu mudah bagi kamu, maka berjalanlah Di segala penjurunya dan makanlah sebahagian dari rezeki-Nya. Dan hanya kepada-Nya-lah

kamu (kembali setelah) dibangkitkan. (QS. Al-Mulk [67]:15).

 

Selama ini umat islam lebih banyak berjalan dalam urusan Akhirat dan bersegera (lari) dalam urusan dunia, seharusnya dibalik sesuai dengan dalil Al-Qur’an di atas. Seorang muslim hendaknya berlari dalam urusan akhirat dan berjalan untuk urusan dunia

Itulah visi hidup seorang muslim yang bisa menempatkan secara proporsional urusan dunia dan akhirat. Karena itu, seorang muslim yang cerdas, visinya untuk

Akhirat. Jangan terpesona dan terperdaya dalam urusan kehidupan dunia.

 

Misi Hidup Muslim

Misi hidup seorang muslim adalah meraih takwa. Takwa biasa diartikan menjalankan perintah dan menjauhi larangan Allah. Untuk segala perintah Allah, kita semua wajib untuk saminaa wa athona, mendengarkan dan menaatinya.

Pentingnya takwa sebagai misi hidup seorang muslim karena ia merupakan bekal terbaik untuk menjalani kehidupan di dunia dan bekal terbaik juga untuk perjalanan di akhirat. Sebagaimana firman Allah:

وَتَزَوَّدُوا۟ فَإِنَّ خَيْرَ ٱلزَّادِ ٱلتَّقْوَىٰ
Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa (QS. Al-Baqarah [2]: 197)

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.