MEMANFAATKAN WAKTU DENGAN BAIK: REFLEKSI TAHUN BARU

MEMANFAATKAN WAKTU DENGAN BAIK: REFLEKSI TAHUN BARU

MEMANFAATKAN WAKTU DENGAN BAIK: REFLEKSI TAHUN BARU

Oleh: KH. Dr. Ali Nurdin, MA

Seorang muslim atau orang yang sedang belajar agama semestinya memiliki sikap untuk disiplin. Disiplin bisa dimaknai sebagai perasaan taat dan patuh kepada sebuah nilai, dalam hal ini nilai waktu.

Kenapa kita harus disiplin waktu? Kenapa kita kerja harus menghargai waktu? Jawabannya adalah karena modal terbesar kita adalah waktu.

 

Mari kita renungi bagaimana Allah bersumpah dengan waktu:

 

وَٱلْعَصْرِ # إِنَّ ٱلْإِنسَٰنَ لَفِى خُسْرٍ # إِلَّا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّٰلِحَٰتِ وَتَوَاصَوْا۟ بِٱلْحَقِّ وَتَوَاصَوْا۟ بِٱلصَّبْرِ

Demi masa, sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran. (QS. Al-‘Ashr [103]: 1-3)

Hidup selama 24 jam atau 1 hari itu seharusnya orang bisa melakukan banyak hal yang bernilai positif, sehingga umur kita yang terus bertambah harus bertambah pula kebaikan dalam hidup. Dalam Islam tidak ada hari, tanggal, atau angka sial. Semua waktu menurut Islam itu baik, sehingga jangan percaya adanya hari sial, yang ada kesialan itu menimpa manusianya.

Disiplin waktu akan mempengaruhi sebuah hasil, karena hasil itu tidak akan pernah mengkhianati proses. Jika seseorang berproses dengan memanfaatkan waktu hidup dengan sebaik-baiknya pasti akan berhasil dan sukses meraih keberuntungan, dan sebaliknya.

Islam mengajarkan kepada kita tentang pentingnya aspek waktu. Dalam melaksanakan ibadah, misalnya, pasti bersentuhan dengan adanya ketetapan waktu, seperti shalat, haji, umrah, puasa dan ibadah lainnya.

Baca juga: MEMETIK HIKMAH TAHUN BARU

Ada beberapa ungkapan dan istilah tentang waktu menurut Al-Qur’an. Pertama waktu terkait dengan pelaksanaan ibadah shalat, Allah SWT berfirman:

وَأَقِمِ الصَّلَاةَ طَرَفَيِ النَّهَارِ وَزُلَفًا مِنَ اللَّيْلِ ۚ إِنَّ الْحَسَنَاتِ يُذْهِبْنَ السَّيِّئَاتِ ۚ ذَٰلِكَ ذِكْرَىٰ لِلذَّاكِرِينَ

Dan dirikanlah sembahyang itu pada kedua tepi siang (pagi dan petang) dan pada bahagian permulaan daripada malam. Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat. (QS. Hud [11]: 114)

أَقِمِ الصَّلَاةَ لِدُلُوكِ الشَّمْسِ إِلَىٰ غَسَقِ اللَّيْلِ وَقُرْآنَ الْفَجْرِ ۖ إِنَّ قُرْآنَ الْفَجْرِ كَانَ مَشْهُودًا

Dirikanlah shalat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikanlah pula shalat) subuh. Sesungguhnya shalat subuh itu disaksikan (oleh

malaikat). (QS. Al-Isra [17]: 78)

Kedua, Waktu disebut dengan ad-dahr atau terkait dengan masa lalu, jika di antara kita ada yang lahir tahun 1951, kira-kira tahun 1950 sedang apa? Inilah ad-dahr, di mana kita belum pernah ada sebelumnya. Allah SWT berfirman:

 

هَلْ أَتَىٰ عَلَى الْإِنْسَانِ حِينٌ مِنَ الدَّهْرِ لَمْ يَكُنْ شَيْئًا مَذْكُورًا

“Bukankah telah datang atas manusia satu waktu dari masa, sedang dia ketika itu belum merupakan sesuatu yang dapat disebut?” (QS. Al-Insan [76]: 1)

Ketiga, waktu juga disebut dengan istilah ajal, karena setiap orang itu mempunyai batas limit hidupnya masing-masing. Allah SWT berfirman:

وَلِكُلِّ أُمَّةٍ أَجَلٌ ۖ فَإِذَا جَاءَ أَجَلُهُمْ لَا يَسْتَأْخِرُونَ سَاعَةً ۖ وَلَا يَسْتَقْدِمُونَ

Tiap-tiap umat mempunyai batas waktu; maka apabila telah datang waktunya mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak dapat (pula) memajukannya. (QS. Al-A’raf [7]: 34)

Kenapa permainan sepak bola asyik sekali? Karena ada batas waktunya yaitu 2×45 menit. Setiap orang berlomba-lomba di dalamnya sebelum waktu habis. Kita hidup di dunia juga ada batas waktunya. Orang yang masih sehat dan masih muda jangan merasa masih lama hidupnya, begitu juga dengan yang sudah tidak muda lagi jangan tenang-tenang saja. Karena kematian itu pasti akan datang dan kita tidak tahu kapan ajal akan menjemputnya. Disiplin waktu mengajarkan kepada kita untuk menghargai waktu, mari kita isi waktu dengan aktivitas yang bermanfaat untuk bekal hidup di akhirat.

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.